Tampilkan postingan dengan label Perawatan kendaraan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perawatan kendaraan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Januari 2015

Cara Pasang Kabel Busi Chevrolet Spark 800 CC tiga silinder


Chevrolet spark memang sedan mini yang sangat luar biasa terlebih apabila dirawat dengan baik. Bisa saja ini terlihat subjektif, tapi kami memiliki beberapa alasan dan fakta mengapa kami menulisnya dengan kata luar biasa. Ini tentu dibandingkan dengan pengalaman kami dalam memakai beberapa jenis mobil yang sehari-hari pernah digunakan. Diantara kelebihan sedan mungil Chevrolet Spark ini adalah :

  1. Aktual konsumsi bensinnya sangat hemat. Meski menggunakan AC (Dengan kondisi jalan jakarta bandung via cipularang) hanya mengkonsumsi 1 liter untuk setiap 17 km langkah rodanya.
  2. AC terasa sangat dingin hingga penumpang belakang. Hal ini memang mudah dicapai mengingat ruang penumpang yang relatif kecil hingga temperatur udara ruangan ideal mudah tercapai.
  3. Suspensi sangat nyaman. Empuk dijalan jelek, Menapak mantap di jalan tol meski kecepatan sudah diatas 120 kpj, dan tidak bikin mual saat merayapi jalan berliku seperti digunung-gunung.
  4. Meski hanya 800 cc, tapi kecepatan 120 kpj bisa dicapai dengan cukup mudah padahal kondisi pedal gas masih jauh dari mentok (kami bukan pembalap jadi nggak berani diatas itu).
  5. Tanjakan setinggi nagrek mudah dilibas meski berpenumpang empat orang.
  6. Gesit buat dijalan raya dan very cool buat berjalan jauh luar kota/propinsi.
  7. Fasilitas audio bawaan pabrik seperti CD/radio/tape sangat bening dan nyaman tanpa perlu diupgrade.
  8. Fasilitas bawaan lainnya yang sangat mencukupi seperti power steering dan elektrik mirror.


Meski memuaskan, namun tanpa perawatan, semua kendaraan bisa saja dengan mudah menjadi seonggokan besi tua. Untuk mencegah hal itu, kali ini kami mempersembahkan sharing tips ringan buat yang senang otak atik mesin sendiri, yaitu cara memasang kabel busi. Kelihatannya sederhana dan mudah buat seorang montir, namun bagi pemilik kendaraan belum tentu. Salah pasang posisi kabelnya, maka mesin tidak akan hidup. Meski tidak mudah lepas, bisa saja kabel ini terlepas akibat tikus, terlepas saat mencuci mesin atau hal-hal lain yang tidak terduga. Sebab itu sedikit pengetahuan ini semoga bermanfaat bagi pembaca dan otoriders umumnya dan pemilik chevrolet spark pada khususnya.

Sedan mungil ini dibekali mesin tiga silinder sehingga memiliki busi sebanyak tiga buah pula. Masing-masing busi terhubung ke terminal distributor pengapian(delco) melalui sebuah kabel busi. Pemasangan terminal kabel busi didelco ini harus sesuai dengan kepemilikan/urutan businya. Artinya satu terminal di delco hanya dan hanya menunjuk ke satu busi.
Terminal delco terdapat pada tutup declo. urutannya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.


Pada tutup delco terdapat angka 1 dalam lingkaran. Itu menunjukkan terminal delco nomor 1 dan harus dipasang dengan busi pada silinder nomor 1. Lalu apa yang menunjukkan nomor silinder pada busi dimaksud tersebut dimesin? Gampang saja. Silinder nomor 1 ditunjukkan dengan busi yang paling dekat dengan rentetan tali AC/Power steering dll. Deretan selanjutnya, bagian tengah adalah busi silinder nomor dua dan terakhir busi silinder nomor tiga yang paling berdekatan dengan delco itu sendiri.

Kemudian bagaimana dengan penomoran terminal nomor dua, tiga dan koil pada tutup delco? Ini juga mudah. Kalau anda sudah melihat terminal nomor satunya, seperti yang telah kami jelaskan diatas, maka berputar searah jarum jam adalah terminal nomor dua dan selanjutnya nomor tiga. Terminal tengah adalah terminal yang menghubungkan kabel antara delco dengan koil pengapian.

Bagaimana ? mudah bukan ? Oke, kalau suka dengan artikel ini, silahkan klik tombol g+1. Sampai jumpa dan silahkan simak tips-tips kami yang lainnya

Jumat, 23 Januari 2015

Tips cara merawat aki agar aman dan berumur panjang


Salah satu komponen penting dikendaraan baik dimotor maupun mobil adalah aki. Tanpa aki atau jika aki sudah lemah, maka kendaraan anda tidak akan bisa distater atau bahkan dihidupkan. Diantara fungsi dan kegunaan aki(accu/battery) yang terpenting dalam kendaraan adalah sebagai berikut:

1. Sebagai Penyedia arus listrik untuk starter mesin, penerangan, kelistrikan utama dan aksesoris seperti tape, alarm dll.
2. Sebagai penstabil tegangan kendaraan dan memback-up alternator secara sementara apabila terjadi kelebihan beban listrik yang diperlukan di kendaraan.
3. Sebagai penyimpan arus listrik yang dikeluarkan oleh alternator dan menyalurkannya pada saat dibutuhkan oleh komponen kelistrikan.


JENIS AKI

Dilihat dari sifat perawatannya, terdapat tiga jenis aki yang umum tersedia dipasaran. Mereka adalah aki basah, aki hibrid dan aki kering.
1. Aki basah adalah aki yang membutuhkan perawatan dengan penambahan air aki secara berkala. Hal ini terjadi karena aki jenis ini memiliki tingkat penguapan air aki yang cukup tinggi.
2. Aki Hybrid adalah aki yang tingkat perawatannya lebih rendah jika dibandingkan dengan aki basah/konvensional karena laju penguapan air dan laju kehilangan muatan listriknya lebih rendah.
3. Aki kering/bebas perawatan (maintenance free/MF). Aki MF tidak memerlukan perawatan karena laju penguapan air dan laju kehilangan muatan listriknya sangat rendah.


TIPS MERAWAT AKI AGAR BERUMUR PAKAI PANJANG

Merawat komponen yang satu ini tidaklah sulit. Hanya sedikit membutuhkan kepedulian dari pemilik kendaraannya. Berikut tips-tips yang bisa kami sampaikan bagi para pembaca dan otoriders agar usia pakai aki kendaraan anda menjadi lebih panjang bahkan bisa hingga 5 tahun lebih.
1. Usahakan tidak menghidupkan komponen kelistrikan ketika mesin mati.
2. Selesai berkendara, matikan dulu komponen kelistrikan sebelum mematikan mesin.
3. Jika kendaraan jarang digunakan, panaskan mesin kendaraan setidaknya 15 menit setiap tiga hari sekali. kendaraan yang jarang digunakan dapat memperpendek umur aki.
4. Jika anda enggan memanaskan mesin, charge saja aki kendaraan anda menggunakan charger hingga full/penuh setiap paling lambat 10 hari.
5. Periksa selalu level air aki minimal dua minggu sekali (keadaan normal) jika anda masih menggunakan aki basah. Tinggi permukaan air aki harus selalu dipertahankan antara batas atas dan batas bawah, oleh karena itu peru diperiksa secara rutin minimal satu bulan sekali. Jika air yang terdapat di dalam aki berada di batas bawah, sementara aki tersebut terus digunakan bisa menyebabkan kerusakan pada aki. Pengisian yang melewati batas atas (berlebihan) airnya bisa meluap dan merusak bagian kendaraan. Untuk menambah air aki yang berkurang gunakan air yang biasa/suling jangan gunakan air accu zuur. Accu zuur (H2SO4) hanya digunakan untuk aki baru yang belum dipakai.
6. Periksa Terminal Aki.
Kondisi kendor dan karat pada terminal aki dapat mengakibatkan aliran arus listrik tidak sempurna, hingga dapat menimbulkan ledakan pada aki akibat percikan api pd bagian yang tersambung. Hal ini sering dikenal sebagai ngefong. Jika sambungan terminal kendor tinggal di kuatkan saja, namun jika terminal aki kotor atau berkarat maka harus dibersihkan dengan cara disiram air hangat kemudian dilap sampai bersih. Jangan menggunakan amplas karena dapat mengikis diameter kepala aki sehingga membuat ikatan dengan terminal kepala aki menjadi mudah kendor.
7. Periksa pengikat Aki.
Pastikan aki diikat kuat dan tidak bergeser pada posisinya bila mobil berjalan. Aki yang sering terguncang umurnya jadi lebih pendek. Namun jika diikat terlalu kencang juga akan mengakibatkan kerusakan fisik (pecah/belah) pada badan aki itu sendiri.
8. Periksa apakah ada kebocoran pada Aki.
Jika ditemukan kebocoran, segera siram dengan air untuk mengencerkan keasaman diwilayah tumpahan dan kemudian keringkan dan bersihkan area tersebut. Hal ini dikarenakan area yang terkena tumpahan dapat mengalami korosi hebat jika tidak segera dibersihkan. Apabila terjadi kebocoran pada badan aki, segera ganti aki dengan yang baru.

9. Periksa berat jenis Aki.
Jika Aki telah diisi ulang, cek berat jenis aki dengan menggunakan hydrometer ( biasa terdapat di bengkel). Jika beratnya dibawah ukuran dari aki tersebut. Maka gantiah dengan aki baru.

10. Pemasangan dan Pelepasan Aki. Dilarang keras mengetuk-ketuk kepala aki ataupun mengungkitnya pada saat memasang ataupun melepas terminal aki. Hal ini dapat mengakibatkan keretakan halus di bagian dalam kepala aki sehingga membuat aki menjadi lemah seketika.


HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN UNTUK KESELAMATAN

1. Jangan menyalakan api dekat aki, seperti menyalakan korek, merokok dan lain sebagainya, karena aki mengandung hydrogen yang mudah meledak.
2. Jauhkan anak dari aki, karena komponen aki terbuat dari bahan kimia yang berbahaya.
3. Gunakan kacamata pelindung pada saat memasang atau memperbaiki aki karena air aki sangat berbahaya.
Hati-hati dengan accu zuur, karena dapat merusak kulit dan membutakan mata.
Jika accu zuur mengenai mata atau kulit Anda, basuhlah segera dengan air bersih sebanyak mungkin dan secepat mungkin dan jika diperlukan, segeralah pergi ke dokter.

Demikian sedikit ulasan dan sharing pengalaman dari kami untuk para pembaca dan otoriders. Jika berkenan silahkan klik tombol g+1. Semoga berguna dan bermanfaat bagi kita semua.


Kamis, 22 Januari 2015

Getaran setir (Roda kemudi) di kecepatan tertentu (shimmy)


Suatu ketika saat anda mengendarai kendaraan, mungkin anda pernah mengalami getaran yang sangat menggangu di roda kemudi/setir. Getaran ini terutama terjadi pada saat kecepatan-kecepatan tertentu saja dan akan menghilang bila melewati kecepatan tertentu itu. Misalnya, setir anda bergetar pada kecepatan 85 kpj lalu menghilang saat anda menambah kecepatan menjadi 90 kpj dan mungkin timbul lagi dikecepatan 105 kpj.

Gejala ini sering disebut sebagai shimmy dan mengindikasikan telah terjadi masalah/abnormality pada komponen roda bagian depan.Umumnya, kasus ini dipicu bagian komponen roda yang tidak balance/imbang. Maksudnya adalah roda cenderung memiliki bobot berlebihan disalah satu atau beberapa bagian/sisinya. Sehingga ketika berputar dengan kecepatan tinggi, bobot unbalans ini cenderung membawa roda keluar dari poros putarnya dimana poros putarnya adalah as roda itu sendiri. Akibatnya as roda seperti memdapat tarikan/hentakan kearah tertentu secara terus menerus yang mengakibatkan ban berputar sambil bergetar. Ini dapat anda bayangkan jika anda mengikat suatu benda ditali kemudian memutarnya, maka tangan anda akan dipaksa menahan bobot benda kearah luar lingkaran secara terus menerus dengan arah yang berubah-ubah. Nah getaran inilah yang akhirnya diteruskan kebatang setir lalu kemudi dan anda merasakannya sebagai getaran setir.



Jika dibiarkan, komponen-komponen yang terkait dengan setir dapat mengalami beban dinamik yang berlebihan sehingga mengurangi umur pakainya. Misalnya, tie rod, rod end, bushing stir, serta laher akan menjadi lebih cepat aus/oblak. Dan yang lebih parah lagi, ban akan mengalami perubahan bentuk seperti benjol-benjol atau keausan yang tidak rata disekeliling telapaknya. Jika sudah seperti ini maka kerugian anda menjadi lebih besar dan tidak bisa diperbaiki lagi selain mengganti ban yang harganya saat ini dirasa cukup menguras kantong. Oleh sebab itu, jika anda mendapatkan setir mobil anda bergetar, kurangi atau tambah sedikit kecepatan kendaraan hingga getaran itu hilang. Berkendaralah dengan kecepatan yang tidak menimbulkan getaran pada setir. Dan segeralah cari tahu penyebab getaran tersebut. Kalau perlu, bergegaslah membawa mobil Anda ke bengkel untuk dilakukan balancing.

Getaran juga dapat disebabkan jika roda-roda mobil sering dipaksa secara kasar melintasi medan yang buruk. Karena itu, bila anda berkendara di jalan yang berlubang, melajulah dengan kecepatan pelan agar benturan pada roda tidak terlalu keras. benturan yang keras ini dapat membuat ban menjadi benjol sehingga membuat roda menjadi tidak balans

Sebagai bentuk pencegahan, rawatlah kendaraan secara teratur. Lakukanlah balancing roda terutama pada momen-momen berikut :
- Setiap dirasa ada getaran setir pada kecepatan tertentu.
- Setiap anda baru saja menambal ban baik itu tubeless maupun tube(ban dalam)
- Setiap ada penggantian ban baik ban dalam maupun ban luar
- Setiap anda melepas ban dari pelek/velgnya

Sedangkan untuk komponen lainnya, gunakan selalu baut roda dan mur roda yang identik/sama persis bahkan sebisanya satu pabrikan pada setiap unit set roda. Demikian artikel persembahan dari kami, mudah-mudahan bisa membantu dan bermanfaat buat pembaca dan otorider sekalian. Jika berkenan, silahkan klik tombol (g+1) nya

.